Tegang! Hasil Tes Tertulis Pilkades Taman Diprotes, Massa Bawa Keranda, Penetapan Ditunda

Aryanto
Massa menggeruduk balai desa Taman memprotes hasil tes tertulis Pilkades, Senin (26/10/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Protes hasil tes tertulis bakal calon kepala desa (balon kades) Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, berujung aksi dramatis, Senin (26/10/2026) malam. Massa pendukung Agus Feriyanto dan Triyatno Yuliharso mendatangi kantor Pemerintah Desa Taman sambil membawa keranda jenazah untuk memprotes dugaan kejanggalan soal, kunci jawaban, dan mekanisme penilaian.

Massa mendesak panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman mengklarifikasi hasil tes yang menentukan lima dari tujuh bakal calon untuk melaju ke tahapan berikutnya.

Hasil tes mencatat Witno dan Indah Kuswati masing-masing meraih nilai 98, Rifki Romadhoni 98, Usup Sumanang 97, sedangkan Agus Feriyanto, Kusmiasih, dan Triyatno Yuliharso masing-masing memperoleh nilai 96.

Kuasa hukum Triyatno, Julio Belnanda Harianja, SH, mempersoalkan dugaan kekeliruan kunci jawaban soal nomor 57 tentang pemegang kekuasaan tertinggi dalam pengelolaan keuangan desa sesuai ketentuan regulasi.

Menurut Julio, panitia menyatakan jawaban C, yakni kepala desa sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD), sebagai jawaban yang salah. Padahal, berdasarkan telaahnya, jawaban tersebut justru benar.

“Dari koreksi panitia, semua calon salah karena menjawab C, Kepala Desa sebagai PKPKD. Padahal, dari telaah kami, justru itu jawaban yang benar,” kata Julio di hadapan massa.

Ia meminta panitia menjelaskan dasar penetapan kunci jawaban dan membuka proses evaluasi secara transparan. Menurutnya, dugaan kekeliruan tersebut perlu diperiksa karena dapat memengaruhi hasil seleksi bakal calon kepala desa.

Julio juga mempertanyakan mekanisme pengulangan tes terhadap peserta yang memperoleh nilai sama. Tiga bakal calon dengan nilai 96, yakni Agus Feriyanto, Kusmiasih, dan Triyatno Yuliharso, disebut menjalani tes ulang. Sementara itu, dua peserta dengan nilai 98, Witno dan Indah Kuswati, tidak menjalani pengulangan serupa.

“Ada tiga bakal calon yang punya nilai seri 96 lalu diulang, yaitu Agus, Kusmiasih, dan klien kami Triyatno. Padahal, ada dua lainnya yang punya nilai seri 98, Witno dan Indah, tetapi tidak diulang,” ujarnya.

Atas keberatan tersebut, Julio meminta panitia meninjau ulang soal, kunci jawaban, dan mekanisme penilaian. Jika terbukti terdapat kekeliruan yang memengaruhi hasil seleksi, ia meminta tes tertulis seluruh peserta diulang.

Penetapan Hasil Ditunda

Protes berlangsung hingga dini hari. Ketua Panitia Pilkades Taman, Urip Sumedi, didampingi Kapolsek Taman, Iptu Widik Triyatno, akhirnya meminta waktu untuk memeriksa kembali soal yang dipersoalkan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, panitia menyepakati penundaan penetapan berita acara hasil tes tertulis hingga pemeriksaan ulang selesai dilakukan.

“Malam ini disepakati tidak ada penetapan berita acara hasil tes tertulis. Ditunda, nanti panitia akan cek lagi soal tes tertulis,” kata Widik Triyatno.

Panitia belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih kesulitan menghubungi pihak pembuat soal untuk dimintai klarifikasi atas keberatan yang diajukan.

Massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 03.15 WIB setelah panitia menandatangani berita acara penundaan hasil tes tertulis.

Penundaan tersebut menjadi langkah sementara untuk menindaklanjuti protes peserta. Panitia selanjutnya perlu memberikan klarifikasi atas dugaan kekeliruan kunci jawaban dan mekanisme penilaian sebelum menetapkan hasil seleksi.

Editor : Aryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network