Aprilia Hidup Lagi! Jorge Martin Siap Guncang Rival Ducati

Zaidan Umar
Jorge Martin mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya setelah meraih hasil impresif di GP Hungaria. Pembalap Aprilia Racing itu finis di posisi keempat, hasil terbaiknya sejauh musim 2025. Foto: ig 89jorgemartin

JAKARTA, iNewsPemalang.id - Jorge Martin mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya setelah meraih hasil impresif di GP Hungaria. Pembalap Aprilia Racing itu finis di posisi keempat, hasil terbaiknya sejauh musim 2025, sekaligus memutus rangkaian mimpi buruk yang membayangi sejak awal tahun.

Absennya Martin di pramusim dan cedera beruntun membuatnya kehilangan banyak kesempatan. Setelah crash di GP Qatar, juara dunia MotoGP 2024 ini bahkan harus melewatkan tujuh seri berturut-turut. Balapan di Brno menjadi titik awal adaptasinya bersama RS-GP, hingga kemudian penampilan heroik di Balaton Park membuktikan progres nyata.

“Start dari posisi 16 tentu tidak mudah, tapi saya berhasil menyalip banyak pembalap di lap-lap awal. Saya merasa makin percaya diri dengan motor, meski masih butuh memahami beberapa hal saat pengereman,” ujar Martin usai balapan, Minggu (24/8).

Ia mengakui masih berada dalam proses adaptasi penuh dengan motor Aprilia. Namun, dengan kondisi fisik yang sudah lebih baik dan dukungan tim, Martin merasa semakin dekat dengan performa terbaiknya. “Dengan kemampuan 100 persen, saya bisa finis keempat. Itu sangat berarti, terutama untuk menjaga motivasi tim,” tambahnya.

Selain faktor cedera, masa depan Martin bersama Aprilia sempat menimbulkan keraguan. Tekanan besar menghantui comeback-nya di Brno, tetapi kini persoalan kontrak telah terselesaikan. “Tidak ada lagi pertanyaan soal masa depan, tidak ada lagi masalah cedera. Saya kembali fokus balapan,” tegasnya.

Martin pun menegaskan bahwa motivasinya kini berbeda dibanding saat bersama Pramac Ducati. Jika dulu fokus utamanya hanya merebut gelar, kali ini ia merasa tertantang untuk membawa Aprilia bersaing di papan atas. “Hari saya menang bersama Aprilia akan menjadi luar biasa. Itu tujuan baru saya,” kata pembalap berjuluk Martinator itu.

Meski RS-GP masih belum menjadi paket sempurna untuk melawan dominasi Ducati dan Marc Marquez, Martin percaya kebangkitannya hanya soal waktu. Start dari posisi ke-16 dan finis keempat di Hungaria menjadi bukti bahwa dirinya kembali tampil seperti sosok juara dunia yang dikenal cepat dan agresif.

“Martinator kembali… mungkin,” ucapnya dengan senyum penuh keyakinan. Dan dari performa terakhirnya, kata “mungkin” itu tampaknya sebentar lagi bisa dihapus.

Editor : Aryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network