Polres Pemalang Dalami Kasus Dugaan Pencurian di Desa Pener

Aryanto
Satreskrim Polres Pemalang memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan pencurian uang dan perhiasan di Desa Pener, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Istimewa).

PEMALANG, iNewsPemalang.idPolres Pemalang terus mendalami dugaan tindak pidana pencurian uang dan perhiasan milik seorang warga berinisial SM (40), yang terjadi di kediamannya di Desa Pener, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pemalang, AKP Johan Widodo, menyatakan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Proses penyelidikan, kata dia, masih berfokus pada pengumpulan bahan keterangan serta klarifikasi terhadap berbagai pihak terkait.

Peristiwa ini diduga terjadi pada Sabtu dini hari, 14 Maret 2026, saat korban tidak berada di rumah. Sejumlah uang dan perhiasan yang disimpan di dalam lemari kamar dilaporkan hilang.

Meski demikian, polisi belum menarik kesimpulan akhir dan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

Terkait informasi yang beredar mengenai adanya pengakuan pelaku atas pencurian dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp1,5 miliar, Johan meluruskan bahwa pengakuan tersebut tidak berkaitan dengan kasus di Pemalang. Ia menjelaskan, pengakuan itu merujuk pada perkara lain dengan nilai kerugian sekitar Rp4 juta yang terjadi di luar wilayah hukum Polres Pemalang dan ditangani oleh Polres Tegal.

Selain itu, pengakuan tersebut disebut berasal dari keterangan seorang saksi yang menunjuk saksi lain sebagai pelaku. Namun, pihak yang dituduh hingga kini tidak mengakui keterlibatan dalam kasus tersebut.

Polisi juga tengah menelusuri informasi mengenai dugaan duplikasi kunci rumah korban oleh pihak tertentu. Namun, sejauh ini, para saksi yang telah dimintai keterangan membantah tudingan tersebut di hadapan penyidik.

Kendati belum ada pengakuan dari pihak yang diperiksa, Polres Pemalang menegaskan bahwa proses penyelidikan terus berjalan guna mengumpulkan bukti permulaan yang cukup.

“Tim masih bekerja secara intensif untuk mengungkap perkara ini,” ujar Johan.

Editor : Aryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network