Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menelusuri Jejak Sejarah Pendudukan Belanda di Kabupaten Pemalang
Advertisement . Scroll to see content

Ya Ampun, Nenek 79 Tahun di Kecamatan Belik Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun

Selasa, 07 Februari 2023 | 19:27 WIB
  • author Aryanto
Ya Ampun, Nenek 79 Tahun di Kecamatan Belik Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun
Seorang nenek di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, ditemukan tewas gantung diri di sebuah kebun. Foto: Ilustrasi/ Dok.net

PEMALANG, iNews.id - Seorang nenek inisial K, umur 79 tahun, warga dukuh Cileleng RT. 01 RW. 06 Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon nangka di kebun sekitar tempat tinggalnya, Senin (7/2/2023). 

Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, melalui Kapolsek Belik Iptu Zaenudin mengatakan, dari keterangan keluarga korban, pada hari Senin, 6 Februari 2023, sekira jam 15.00 WIB, korban berpamitan dengan keluarganya hendak pergi ke rumah anaknya di dukuh Cileleng, Desa Mendelem, Kecamatan Belik. 

"Sampai malam sekira pukul 21.00 WIB ternyata tidak sampai ke rumah anaknya, kemudian anaknya bersama dengan keluarga berusaha mencari keberadaan K, tetapi tidak ketemu," kata Kapolsek.

"Kemudian, esok harinya pada hari Selasa tanggal 7 Februari 2023, sekira pukul 08.00 WIB, keluarganya yang hendak ke sawah melihat K berada di kebon, di samping pohon nangka dalam keadaan tergantung," imbuhnya.

Masih kata Kapolsek, keluarga korban (saksi) yang melihat K dalam kondisi tergantung langsung memberi tahu kepada anaknya dan warga, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belik.

Pihak Polsek Belik setelah mendapat laporan kejadian orang gantung diri tersebut, kemudian mendatangi lokasi. Kapolsek Belik yang datang bersama anggotanya, didampingi Kanit Reskrim dan tim medis Puskesmas Belik kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap mayat korban.

Dari hasil pemerikasaan tim medis Puskesmas Belik, disampaikan tidak ada luka tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban meninggal dunia diperkirakan sudah 10 atau 12 jam.

"Pihak keluarga menyatakan bahwa sebelum meninggal korban sedang depresi, keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah," tandas Kapolsek.
 

Editor: Aryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut