Viral Aksi Jambret di Pemalang Terekam CCTV, Gondol Kalung Emak-Emak
PEMALANG, iNewsPemalang.id – Aksi penjambretan dengan modus berpura-pura menanyakan alamat terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (7/1/2026).
Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak dua orang pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor menyasar seorang perempuan paruh baya. Salah satu pelaku terlihat tetap siaga di atas sepeda motor, sementara rekannya turun dan mendekati korban dengan dalih menanyakan alamat.
Ketika korban lengah, pelaku yang berada di dekat korban secara tiba-tiba menjambret kalung yang dikenakan. Setelah berhasil merampas perhiasan tersebut, pelaku langsung berlari menuju sepeda motor rekannya yang telah menunggu, lalu keduanya melarikan diri dengan cepat dari lokasi kejadian.
Korban sempat berusaha mengejar sambil berteriak meminta pertolongan, namun para pelaku berhasil kabur. Aksi tersebut berlangsung singkat dan terekam jelas oleh kamera pengintai, sehingga memudahkan penyebaran video di berbagai platform media sosial.
Rekaman CCTV itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen mengecam keras tindakan para pelaku dan mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut kasus tersebut. Aksi penjambretan dengan modus serupa dinilai semakin meresahkan masyarakat, terutama perempuan dan warga lanjut usia yang kerap menjadi sasaran kejahatan jalanan.
Dalam sejumlah unggahan di media sosial, lokasi kejadian disebut berada di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Comal. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kepastian lokasi kejadian maupun identitas para pelaku.
Humas Polres Pemalang saat dikonfirmasi iNews Pemalang, menyampaikan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
"Masih dalam penyelidikan, mohon doanya," ujarnya via pesan singkat WhatsApp, Kamis (8/1/2026).
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berada di ruang publik. Warga diminta berhati-hati terhadap orang tak dikenal yang mendekat dengan alasan menanyakan alamat atau keperluan lain, karena modus tersebut kerap digunakan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Editor : Aryanto