Sungai Comal Meluap Rendam Permukiman Warga Pemalang
PEMALANG, iNewsPemalang.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang sejak Jumat (16/1/2026) malam menyebabkan Sungai Comal meluap dan menggenangi permukiman warga Desa Klegen dan Desa Kebojongan, Kecamatan Comal, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari.
Pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai 20 sampai 50 sentimeter. Warga diimbau untuk sementara waktu tidak menghidupkan aliran listrik maupun perangkat elektronik guna mengantisipasi dan menjaga keselamatan.
Banjir di permukiman warga akibat meluapnya sungai Comal tersebut mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Nampak Wakil Bupati Nurkholes turun di lokasi memantau situasi dan kondisi warga terdampak.
Sementara itu, jajaran Polsek Comal bersama Tim Siaga Bhayangkara Polres Pemalang bergerak cepat memberikan bantuan dan pengamanan kepada warga terdampak banjir.
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menjelaskan bahwa luapan Sungai Comal merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kedalaman genangan air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.
“Dari pantauan personel di lokasi, air menggenangi permukiman warga dengan kedalaman rata-rata 20 sampai 50 sentimeter,” ujar AKBP Rendy Setia Permana.
Menurutnya, kondisi banjir saat ini berangsur membaik seiring dengan surutnya debit air sungai. Kendati demikian, aparat kepolisian tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan keselamatan warga serta membantu aktivitas masyarakat yang terdampak.
“Meskipun air mulai surut, kami tetap bersiaga di lokasi banjir untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada warga yang masih beraktivitas,” jelasnya.
Bentuk bantuan yang diberikan antara lain menggendong anak-anak, menuntun warga lanjut usia saat melintasi genangan air, hingga membantu mendorong kendaraan warga yang mogok akibat menerobos banjir.
AKBP Rendy menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat warga yang mengungsi maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, pendataan terkait kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas.
“Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan. Berdasarkan laporan sementara, beberapa perangkat elektronik milik warga mengalami kerusakan akibat terendam air,” ungkapnya.
Kapolres Pemalang juga menyampaikan bahwa personel Polsek Comal bersama Tim Siaga Bhayangkara Polres Pemalang masih terus melakukan pengamanan dan patroli di wilayah terdampak guna mengantisipasi potensi banjir susulan serta memastikan situasi tetap kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar sementara waktu tidak menghidupkan aliran listrik maupun perangkat elektronik hingga kondisi benar-benar aman dan genangan air sepenuhnya surut.
“Kami mengimbau warga untuk tidak menyalakan listrik dan peralatan elektronik terlebih dahulu demi menghindari risiko korsleting dan bahaya lainnya,” tegasnya.
Selain itu, warga Desa Klegen dan Kebojongan juga diminta untuk segera melaporkan apabila menghadapi kondisi darurat melalui Call Center Polri di nomor 110 atau Hotline WhatsApp Polres Pemalang di 0813-2016-110.
“Kami dari Kepolisian, bersama instansi terkait, siap memberikan pelayanan terbaik guna memastikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ucapnya.
Editor : Aryanto