Banjir Sungai Comal Terjang Lahan Pertanian di Pemalang, Satu Hektare Lebih Tanaman dan Jalan Rusak
PEMALANG, iNewsPemalang.id – Lebih dari satu hektare lahan pertanian milik warga Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, rusak akibat luapan Sungai Comal, Sabtu (17/1/2026). Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dalam durasi panjang.
Hujan deras yang turun sejak Jumat siang hingga malam (16/1/2026) menyebabkan debit air Sungai Comal meningkat tajam. Luapan air merendam lahan pertanian dan jalan desa di sekitar lokasi. Ketinggian muka air di Bendungan Nambo, Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, dilaporkan mencapai hampir 300 sentimeter.
Berdasarkan pantauan iNews Pemalang di lapangan, banjir bandang mengakibatkan tanaman jagung, kacang tanah, dan komoditas lainnya roboh bahkan tercabut akibat kuatnya arus air. Selain merusak lahan pertanian, banjir juga menggenangi jalan desa yang berada di tengah area persawahan warga.
Hingga kini, belum ada data resmi terkait total kerugian yang dialami petani. Namun, kerusakan lahan dan tanaman diperkirakan menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Pemalang selatan pada waktu bersamaan juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan aliran listrik di beberapa wilayah.
Curah hujan tinggi turut merusak infrastruktur jalan. Di ruas jalan provinsi Randudongkal–Pemalang, ditemukan banyak lubang akibat aspal tergerus air hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan rusak tersebut dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Editor : Aryanto