get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Rusak Parah dan Minim Penerangan, Jalur Kauman–Mojo Pemalang Jadi Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:34 WIB
header img
Warga menandai lubang besar dengan batang pohon di Jalan Raya Prompong, Desa Kauman, Kecamatan Comal Pemalang untuk mengantisipasi kecelakaan pengendara motor, Rabu (21/1/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Kerusakan parah di Jalan Raya Prompong, Desa Kauman, Kecamatan Comal, kian memicu keresahan warga. Sejumlah lubang besar dan dalam yang menganga di badan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Sebagai langkah darurat, warga pun berinisiatif menandai titik-titik rawan dengan batang pohon hingga ban bekas agar mudah terlihat pengendara.


Kondisi Jalan Raya Prompong, Desa Kauman, Kecamatan Comal, Pemalang rusak parah membahayakan pengendara motor, Rabu (21/1/2026). Foto: Istimewa

Lubang-lubang tersebut tersebar di sepanjang jalur Kauman–Mojo dan menjadi ancaman serius, terutama pada malam hari saat penerangan jalan minim. Kondisi ini diperparah dengan tingginya volume kendaraan roda dua yang melintas setiap hari.

Berdasarkan pantauan iNews Pemalang di lokasi, Rabu (21/1/2026), dari arah Desa Kauman menuju Desa Mojo ditemukan sedikitnya 16 titik lubang dengan tingkat kerusakan bervariasi. Diameter lubang berkisar antara 50 hingga 110 sentimeter, dengan kedalaman diperkirakan mencapai 10 hingga 20 sentimeter.

Warga menilai kerusakan tersebut sudah berada pada level berbahaya. Selain berpotensi merusak kendaraan, lubang-lubang itu disebut kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang pengendara motor, Damiri, mengaku waswas setiap kali melintasi jalur tersebut. Ia menyebutkan, beberapa hari lalu terjadi kecelakaan tunggal akibat pengendara terperosok ke dalam lubang jalan.

“Lubangnya lebar sekali, Mas. Beberapa hari lalu ada pengendara perempuan terpeleset. Untung kejadiannya saat jalan sedang sepi. Warga akhirnya memberi tanda kayu dan ban supaya pengendara lebih waspada,” ujarnya.

Sementara itu, Kaur Kesejahteraan Desa Kauman, Muhammad Faisol, menjelaskan bahwa ruas jalan Kauman–Mojo merupakan jalan kabupaten dengan intensitas lalu lintas yang cukup padat setiap hari.

Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen guna mencegah jatuhnya korban, terlebih saat ini masih berada di musim hujan yang mempercepat kerusakan jalan.

“Kami sangat berharap segera ada perbaikan. Kondisi jalan rusak ini sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor,” tegasnya.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut