Perdebatan ini mencerminkan dinamika masyarakat dalam memaknai identitas dan sejarah daerahnya. Di satu sisi, peringatan hari jadi menjadi momentum kebersamaan dan refleksi pembangunan. Di sisi lain, tuntutan akan keakuratan sejarah tetap menjadi catatan kritis yang belum sepenuhnya terjawab.
Dengan demikian, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga membuka ruang dialog tentang bagaimana sejarah lokal ditulis, dipahami, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
