PEMALANG, iNewsPemalang.id — Polres Pemalang bersama Bhayangkari Cabang Pemalang menyalurkan bantuan sosial, layanan kesehatan, dan trauma healing kepada warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Minggu (25/1/2026).
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, bantuan disalurkan di sejumlah posko pengungsian, antara lain Kantor Kecamatan Pulosari dan Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pulosari. Sebanyak 200 paket bantuan diberikan langsung kepada warga.
Anak-anak korban banjir bandang di Kecamatan Pulosari mendapat trauma healing dari Polres Pemalang, Minggu (25/1/2026). (Foto: Istimewa).
Selain bantuan logistik, Polres Pemalang dan Bhayangkari juga menggelar trauma healing bagi anak-anak pengungsi guna memulihkan dampak psikologis pascabencana.
Di lokasi yang sama, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pemalang membuka layanan kesehatan gratis. Tim medis yang terdiri dari Dokkes Polres Pemalang, relawan kesehatan, dan perangkat desa melayani pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, serta konsultasi kesehatan.
Sebanyak 58 pasien tercatat menerima layanan dengan keluhan beragam, seperti batuk, pilek, gatal-gatal, demam, pusing, dan gangguan pada mata. Seluruh pasien mendapatkan obat, vitamin, serta edukasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
Kapolres menyebutkan, kegiatan kemanusiaan tersebut akan dilaksanakan secara rutin selama masa tanggap darurat. Berdasarkan data sementara per 25 Januari 2026, jumlah pengungsi banjir bandang di Kecamatan Pulosari mencapai 1.805 orang yang tersebar di beberapa titik, yakni Kantor Kecamatan Pulosari, Dukuh Sarangan, Dukuh Wanasari, dan Kantor PCNU Pulosari.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin, sebagai bentuk pelaksanaan tugas kemanusiaan Polri terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Kecamatan Pulosari," kata Kapolres Pemalang.
Banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan pada 14 rumah dan dua sekolah dasar. Polres Pemalang telah menyiagakan Tim Siaga Bhayangkara untuk pengamanan dan pelayanan masyarakat terdampak.
“Harapannya, situasi segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas normal,” pungkasnya.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
