PEMALANG, iNewsPemalang.id — Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Belum genap dua pekan sejak longsor melanda Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, pada 25 Januari 2026, musibah serupa kembali menelan korban jiwa. Kali ini, longsor terjadi di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Jumat (6/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang anak perempuan berinisial KP (9) meninggal dunia, sementara ibunya, Y, mengalami luka-luka. Keduanya merupakan warga RT 004/RW 001 Desa Jojogan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah wilayah Kecamatan Watukumpul diguyur hujan deras sejak pukul 13.30 WIB. Tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir diduga memicu longsornya tebing setinggi kurang lebih 10 meter di belakang rumah milik Puji Purwanto, yang kemudian menimpa bangunan rumah korban dan menutup akses jalan raya Watukumpul–Cikadu.
Saat kejadian, Y dan anaknya berada di dalam rumah sehingga tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsoran. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya evakuasi dan membawa kedua korban ke Puskesmas Watukumpul. Namun, dalam perjalanan, KP dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, sang ibu masih menjalani perawatan medis akibat mengalami patah tulang.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, longsor menimpa satu rumah warga, menutup akses jalan, serta mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu korban luka-luka.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
