Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Oknum Pimpinan Ponpes Pelaku Pencabulan 3 Santriwati di Semarang, Begini Modusnya!
Advertisement . Scroll to see content

Sembunyi di Atas Plafon, Pengasuh Ponpes di Serang Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Santriwati

Senin, 02 Desember 2024 | 19:44 WIB
  • author Aryanto
Sembunyi di Atas Plafon, Pengasuh Ponpes di Serang Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Santriwati
Sembunyi di atas plafon, oknum pengasuh Ponpes diduga lakukan pelecehan seksual santriwati ditangkap polisi, Minggu (1/12/2024). (Tangkapan Layar)

SERANG, iNewsPemalang.id - Diduga melakukan pelecehan seksual pada santriwati, seorang oknum pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, diamankan polisi.

Sebelumnya, massa menggeruduk mencari pengasuh pondok berinisial KH, diduga pelaku pelecehan seksual santriwati. Aksi massa yang mengamuk serta merusak bangunan nyaris membakar Ponpes tradisional Bani Ma'mun yang berada di Kampung Badak, Desa Gembor Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (1/12/2024).

Informasi dihimpun iNews Pemalang, massa yang mengamuk hingga nyaris membakar bangunan ponpes itu karena kesal terhadap diduga pelaku pelecehan seksual santriwati, yang tak lain merupakan pengasuh Ponpes.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady mengatakan, saat ini pengasuh Ponpes berinisial KH diduga pelaku pencabulan santriwati telah diamankan.

"Pimpinan ponpes sudah diamankan. Saat ponpesnya diamuk massa, KH bersembunyi di atas plafon rumah. Saat ini KH masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Serang," kata Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi saat dihubungi iNews.id, Senin (2/12/2024).

Menurutnya, warga geram karena KH diduga telah melakukan tindakan asusila atau pencabulan terhadap santriwati.

"Ini buntut dari peristiwa dugaan tindakan asusila yang dilakukan pimpinan ponpes," ujarnya.

Saat ini, menurutnya situasi kondisi di lokasi sudah kondusif. Terduga pelaku pengasuh Ponpes sudah diamankan, dan mayarakat diminta untuk tenang.

Editor: Aryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut