Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penipuan Rekrutmen Polri di Pemalang, Polda Jateng: Pelaku Dipecat dan Dipidana 5 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Gawat! Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo Diretas, Pelaku Menipu Sejumlah Orang untuk Meminjam Uang

Minggu, 06 Juli 2025 | 17:27 WIB
  • author Aryanto
Gawat! Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo Diretas, Pelaku Menipu Sejumlah Orang untuk Meminjam Uang
Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo diretas, pelaku menipu sejumlah orang untuk meminjam uang. Foto: Ilustrasi/ Freepik

KULON PROGO, iNewsPemalang.id - Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dikabarkan diretas oleh orang tak dikenal. Kemudian, pelaku memanfaatkannya untuk melakukan penipuan ke beberapa nomor kontak yang tersimpan di akun tersebut.

Dari informasi dirangkum, Minggu (6/7/2025), kejadian peretasan itu bermula ketika pelaku diduga memanfaatkan jaringan wifi gratis yang tersambung di handphone milik bupati.

Menurut Agung, pelaku peretasan memanfaatkan kondisi itu untuk meminta pinjaman sejumlah uang ke beberapa orang melalui nomor kontak yang tersimpan di WhatsApp.

Hal itu disampaikan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di hadapan anggota legeslatif, dalam sidang Paripurna DPRD Kulon Progo. Dia juga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi karena insiden tersebut.

Dalam rapat paripurna itu, Agung meminta ijin untuk bergegas mengurus keamanan akun WhatsApp pribadinya yang telah menjadi korban peretasan.

"Sedang kami urus ke beberapa instansi agar kejadian terlapor," kata Agung pada Jumat (4/7/2025).

Saat pertama kali akun WhatsApp miliknya diretas, pihaknya menyadari dan telah berhasil mengamankan akun tersebut, hingga percobaan peretasan gagal.

Namun, kata Agung, rupanya pelaku berupaya keras untuk melakukan peretasan akun WhatsApp miliknya. Tepatnya pada Jumat (4/7/2025), saat dirinya melakukan sholat Jumat, pelaku berhasil meretas akun WhatsApp miliknya.

"Handphone, saya tinggal Shalat Jumat, ternyata pelaku memanfaatkan itu," jelasnya.

Diperkirakan, dari beberapa orang yang mendapat kiriman pesan singkat dari pelaku yang mengaku bupati untuk meminjam uang, telah mentransfer uang mencapai puluhan juta rupiah.

Merasa dirugikan, Agung telah melaporkan kejadian itu ke Polres Kulon Progo dan Badan Intelejen Negara (BIN). Pihaknya memastikan, akan segera melacak pelaku dan menonaktifkan nomer tersebut.

Editor: Aryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut