Curah Hujan Tinggi dan Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Kering di Pemalang Naik
PEMALANG, iNewsPemalang.id — Tingginya curah hujan berdampak pada menurunnya pasokan ikan kering di pasaran Kabupaten Pemalang. Cuaca ekstrem dan pendangkalan muara membuat banyak nelayan enggan melaut, sehingga bahan baku ikan kering menjadi terbatas.
Pedagang ikan kering di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Sugiarto, mengatakan produksi ikan kering juga terhambat karena pengrajin tidak dapat menjemur ikan secara rutin akibat hujan yang sering turun. Kondisi tersebut menyebabkan stok berkurang dan harga jual meningkat.
Sejumlah jenis ikan kering mengalami kenaikan harga. Ikan teri kering yang sebelumnya dijual Rp35 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sementara ikan tiga waja, kuniran, tanjan, dan kacangan naik dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Rata-rata kenaikan harga mencapai Rp10 ribu per kilogram untuk setiap jenis.
“Sering hujan dan tidak menentu membuat proses penjemuran terganggu. Stok sedikit, akhirnya harga ikut naik,” kata Sugiarto saat ditemui di lapaknya, Selasa (13/1/2026).
Kenaikan harga tersebut berdampak pada aktivitas jual beli di pasar tradisional. Pedagang terpaksa menyesuaikan harga untuk menutup biaya produksi, sementara sebagian konsumen mengurangi pembelian.
“Banyak pembeli yang mengeluhkan harga, tetapi kami juga tidak bisa menjual dengan rugi,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dari instansi terkait untuk menstabilkan pasokan maupun menekan kenaikan harga ikan kering di wilayah Kabupaten Pemalang.
Editor : Aryanto