get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Diterjang Banjir Bandang Sejumlah Rumah di Desa Sima Moga Pemalang Alami Rusak Parah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:21 WIB
header img
Banjir bandang luapan Sungai Gintung di wilayah Desa Sima Kecamatan Moga Pemalang mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak parah, Sabtu (24/1/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Sejumlah rumah warga di Dusun Gintung Desa Sima Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang mengalami rusak parah akibat tersapu banjir bandang pada Jumat (yang 3/1/2026) malam. Hujan deras dalam durasi lama hampir 24 jam mengakibatkan Sungai Gintung yang melintasi wilayah tersebut meluap hebat.

Diketahui, hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Jumat pagi (23/1/2026) hingga Sabtu malam memicu sungai-sungai di kawasan Pemalang selatan meluap tinggi, termasuk Sungai Gintung di Kecamatan Moga, dengan arus deras menerjang kawasan permukiman warga.


Kondisi jalan di Dusun Gintung Desa Sima paska banjir bandang menyisakan lumpur dan material kayu yang terbawa, Sabtu (24/1/2026). Foto: Istimewa

Banjir bandang tersebut membawa material lumpur, bebatuan, serta batang-batang pohon berukuran besar dari hulu sungai. Luapan air yang melampaui badan sungai mengalir deras hingga ke perkampungan dan menerjang rumah-rumah warga. Belum ada laporan resmi terkait total jumlah kerugian. Pejabat terkait masih melakukan pendataan.

Setelah banjir surut, nampak sejumlah rumah rusak parah dengan sisa material berupa lumpur, batu, dan kayu tampak berserakan di jalan-jalan desa.

Di tengah dampak banjir itu, warga menemukan sesosok mayat pria di antara material banjir di Dusun Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pada Jumat malam (23/1/2026). Korban diduga kuat terseret arus Sungai Gintung saat banjir bandang terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyatakan korban berjenis kelamin laki-laki dan saat ini masih dalam proses identifikasi.

“Korban meninggal dunia ditemukan di aliran Sungai Gintung dan berjenis kelamin laki-laki,” ujar Agus, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit guna keperluan identifikasi lebih lanjut.

Agus menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Jumat pagi menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap secara tiba-tiba.

BPBD Kabupaten Pemalang terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Sungai Gintung diketahui memiliki hulu langsung dari kawasan Gunung Slamet. Curah hujan tinggi yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari mempercepat peningkatan debit air sungai.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut