get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Bantuan Korban Longsor Watukumpul Pemalang Terus Mengalir, PPDI Belik Serahkan Bantuan Sembako

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:00 WIB
header img
Bantuan untuk korban longsor di Desa Bongas Watukumpul Pemalang terus mengalir, di antaranya dari PPDI Belik berupa sembako, Kamis (29/1/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada Kamis (29/1/2026).

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok (sembako), di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, serta sejumlah bahan pangan lainnya. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas perangkat desa terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Ketua PPDI Kecamatan Belik, Warmo, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud empati dan dukungan moral kepada para korban bencana, khususnya keluarga yang terdampak langsung.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai sesama perangkat desa. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga Desa Bongas yang sedang mengalami musibah,” ujar Warmo.

Diketahui, bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Kedua korban merupakan ayah dan anak yang saat kejadian tengah bekerja di lahan pertanian milik Perhutani di wilayah Kabupaten Pemalang.

Peristiwa longsor tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar. Hingga kini, berbagai pihak terus memberikan dukungan dan bantuan bagi warga terdampak, baik berupa logistik maupun pendampingan sosial.

Meski satu korban telah ditemukan, operasi pencarian belum dihentikan. Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan satu korban lainnya, yakni Hamim (60), ayah Aksinudin, yang dilaporkan tertimbun material longsor pada kejadian pertama.

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, di kawasan hutan milik Perhutani, Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga setempat tertimbun longsoran tanah.

Camat Watukumpul, Arief Rachman Hakim, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan identitas kedua korban, yakni Hamim (60) dan Aksinudin (40).

Kedua korban tertimbun longsor telah ditemukan oleh Tim SAR. Korban Aksinudin ditemukan lebih dulu pada 26 Januari 2026. Sedangkan korban Hamim (60) yang merupakan ayah Aksinudin, ditemukan pada Jumat (30/1/2026). Pencarian keduanya oleh Tim SAR secara resmi telah ditutup.

Operasi pencarian melibatkan kekuatan lintas instansi, terdiri dari Polres Pemalang, Brimob, Unit K9, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, serta unsur pemerintah setempat. Usai proses evakuasi, tim SAR kembali melakukan penyisiran lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.

“Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan tidak ada korban tambahan, operasi pencarian resmi dihentikan dan ditutup hari ini,” kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, Jumat (30/1/2025).

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut