get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Bencana Longsor Kembali Terjang Pemalang Renggut Korban Jiwa

Sabtu, 07 Februari 2026 | 00:53 WIB
header img
Bencana longsor menerjang rumah warga Desa Jojogan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, Jumat (6/2/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id — Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Belum genap dua pekan sejak longsor melanda Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, pada 25 Januari 2026, musibah serupa kembali menelan korban jiwa. Kali ini, longsor terjadi di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Jumat (6/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang anak perempuan berinisial KP (9) meninggal dunia, sementara ibunya, Y, mengalami luka-luka. Keduanya merupakan warga RT 004/RW 001 Desa Jojogan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah wilayah Kecamatan Watukumpul diguyur hujan deras sejak pukul 13.30 WIB. Tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir diduga memicu longsornya tebing setinggi kurang lebih 10 meter di belakang rumah milik Puji Purwanto, yang kemudian menimpa bangunan rumah korban dan menutup akses jalan raya Watukumpul–Cikadu.

Saat kejadian, Y dan anaknya berada di dalam rumah sehingga tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsoran. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya evakuasi dan membawa kedua korban ke Puskesmas Watukumpul. Namun, dalam perjalanan, KP dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, sang ibu masih menjalani perawatan medis akibat mengalami patah tulang.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, longsor menimpa satu rumah warga, menutup akses jalan, serta mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu korban luka-luka.

“Kedua korban merupakan ibu dan anak yang saat kejadian berada di dalam rumah. Korban meninggal dunia adalah anak perempuan berinisial KP (9), sedangkan ibunya berinisial Y mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Puskesmas Watukumpul,” ujar AKBP Rendy.

Jenazah korban telah dievakuasi dan disemayamkan di rumah Kepala Desa Jojogan. Sementara itu, material longsor yang sempat menutup akses jalan penghubung Desa Jojogan–Cikadu telah dibersihkan melalui kerja bakti personel Polsek, Koramil, serta warga setempat.

Akibat bencana tersebut, rumah korban mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp130 juta. Aparat setempat mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut