Revitalisasi Alun-alun Moga Dongkrak UMKM dan Perekonomian Warga, Camat: Saya Terharu
PEMALANG, iNewsPemalang.id – Revitalisasi Alun-alun Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, yang dibangun melalui swadaya masyarakat, memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar. Selain menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi, kawasan tersebut kini menjadi pusat aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Camat Moga, Drajat, mengatakan revitalisasi alun-alun berhasil menghidupkan kembali aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan geliat ekonomi lokal.
"Di luar dugaan kami, dampaknya bagi perekonomian masyarakat sekitar ternyata sangat signifikan. UMKM menjadi lebih hidup dan berkembang," ujar Drajat saat ditemui di kantornya, Selasa (7/7/2026).
Ia menyebut, setiap sore puluhan pedagang kini memadati kawasan alun-alun untuk berjualan, seiring meningkatnya jumlah pengunjung.
Revitalisasi Alun-alun Moga diresmikan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, pada Kamis (28/5/2026). Proyek tersebut sepenuhnya didukung melalui dana swadaya masyarakat.
Drajat menyampaikan apresiasi kepada para donatur, relawan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan alun-alun.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur, relawan, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan alun-alun," katanya.
Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat Moga menjadi contoh positif dalam mendukung pembangunan daerah. Tingginya partisipasi warga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas publik.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan, termasuk dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
"Harapan kami, masyarakat Moga tetap guyub dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas publik yang telah dibangun," ujarnya.
Drajat menjelaskan, revitalisasi dilakukan karena kondisi alun-alun sebelumnya dinilai kurang tertata dan tampak kumuh, bahkan kerap menjadi tempat tongkrongan yang kurang baik. Berangkat dari kondisi tersebut, pihak kecamatan menyusun desain penataan kawasan yang kemudian dikonsultasikan kepada Bupati Pemalang hingga memperoleh persetujuan.
"Saya mencoba membuat desainnya, kemudian kami konsultasikan kepada Pak Bupati dan akhirnya disetujui," katanya.
Setelah mendapat persetujuan, pembangunan dilaksanakan secara gotong royong bersama tokoh masyarakat dengan mengandalkan dana swadaya.
Dari hasil penggalangan dana, masyarakat berhasil menghimpun Rp211,5 juta, sedangkan total kebutuhan pembangunan mencapai Rp265,5 juta. Kekurangan biaya sekitar Rp54 juta untuk pembayaran material kemudian ditutup melalui dukungan struktur Kecamatan Moga.

Drajat mengaku bersyukur hasil revitalisasi kini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Saya terharu melihat kondisi saat ini. Masyarakat gembira dan UMKM juga meningkat," ujarnya.
Disinggung terkait aturan pengelolaan alun-alun tersebut yang kini telah menjadi magnet wisata dan UMKM, Drajat mengtakan untuk sementara masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari Pemkab Pemalang.
"Untuk pengelolaannya sudah ada namun saat ini masih menunggu SK," pungkasnya.
Editor: Aryanto