get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Rumah di Pemalang, 1 Orang Luka Bakar Serius

Pasar Belik Pemalang Kembali Dilalap Api, Hampir 100 Persen Bagian Dalam Ludes

Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:38 WIB
header img
Pasar Belik Pemalang kembali dilalap si jago merah pada Sabtu petang, 29 Agustus 2026. (Foto: Aryanto).

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Si jago merah kembali mengamuk di Pasar Tradisional Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026) sore. Kebakaran hebat yang terjadi menjelang Magrib itu membuat pedagang dan warga sekitar panik.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran membesar dan melahap bagian dalam kompleks pasar. Kondisi cuaca panas serta hembusan angin kencang membuat api semakin sulit dikendalikan.

Sejumlah pedagang yang berada di sekitar lokasi langsung berpacu dengan waktu. Mereka berusaha menyelamatkan barang dagangan dan harta benda yang masih bisa dievakuasi, sementara kobaran api terus membesar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat, mengatakan penanganan kebakaran berlangsung selama beberapa jam. Petugas baru berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.30 WIB.

"Api muncul pertama kali sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang Magrib. Penanganan sampai sekitar pukul 21.30 WIB, api sudah padam," kata Achmad.

Enam Armada Damkar Dikerahkan

Besarnya kobaran api membuat penanganan membutuhkan dukungan armada lintas wilayah. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Empat unit berasal dari Kabupaten Pemalang. Sementara masing-masing satu unit didatangkan dari Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas.

Petugas gabungan berjibaku melokalisasi kobaran agar tidak merembet ke bangunan lain maupun permukiman warga yang berada di sekitar pasar.

Proses pemadaman juga dibantu relawan dan masyarakat setempat. Mereka bersama-sama berupaya mempercepat penanganan di tengah kepungan asap tebal dan panasnya kobaran api.

Petugas Damkar Sempat Sesak Napas

Sengitnya proses pemadaman juga membuat seorang petugas pemadam kebakaran mengalami sesak napas. Petugas tersebut diduga terdampak kepulan asap pekat selama berada di lokasi.

" Tadi satu petugas ada yang sempat sesak napas. Sekarang sudah pulih setelah ditangani," ujar Achmad.

Meski kebakaran berlangsung cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas, pedagang, dan warga yang berada di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri.

Bagian Dalam Pasar Hampir 100 Persen Terbakar

Dampak kebakaran tergolong parah. Api terkonsentrasi di bagian dalam pasar dan menghanguskan sebagian besar bangunan serta kios yang berada di area tersebut.

"Yang terbakar itu bagian dalam pasar. Tadi terlihat hampir 100 persen," ungkap Achmad.

Namun, jumlah pasti kios yang terbakar dan nilai kerugian materiil hingga kini belum dapat dipastikan. Pendataan masih dilakukan oleh petugas dan pihak terkait setelah lokasi dinyatakan aman untuk diperiksa.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan pendinginan dan penjagaan untuk mengantisipasi munculnya bara atau titik api tersembunyi yang dapat memicu kebakaran susulan.

Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pasar Belik Kembali Terbakar

Musibah ini menambah duka bagi pedagang Pasar Belik. Pasalnya, kawasan pasar tersebut sebelumnya juga pernah dilanda kebakaran hebat pada Maret 2024.

Kebakaran kali ini kembali menyisakan kerusakan parah di pusat aktivitas perdagangan masyarakat Belik.

Kini, setelah kobaran api berhasil ditaklukkan, perhatian beralih pada pendataan kerusakan, penyelidikan penyebab kebakaran, serta nasib para pedagang yang kehilangan tempat usaha dan barang dagangannya.

Pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas jual beli itu kini berubah menjadi kawasan yang dipenuhi puing dan sisa-sisa kebakaran.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut