9 Hari Menuju Pilkades Serentak, 10 Desa di Moga Pemalang Rampung Undi Nomer Urut, Ini Daftarnya!
PEMALANG, iNewsPemalang.id – Sepuluh desa di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, telah menetapkan nomor urut bakal calon kepala desa (kades) dalam rangkaian tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Pengundian nomor urut sekaligus pemaparan visi dan misi calon kepala desa dilaksanakan secara bertahap mulai Kamis (29/10/2026) hingga Jumat (30/10/2026).
Pada hari pertama, enam desa telah menggelar agenda tersebut, yakni Desa Kebanggan, Pepedan, Plakaran, Sima, Moga, dan Banyumudal. Selanjutnya, empat desa lainnya menyusul melaksanakan tahapan serupa.
Berdasarkan rekapitulasi nomor urut calon kepala desa Kecamatan Moga tertanggal 29 Oktober 2026, jumlah calon di masing-masing desa bervariasi, mulai dari dua hingga lima orang.
Berikut daftar lengkap nama dan nomor urut calon kepala desa di 10 desa Kecamatan Moga:
1. Desa Plakaran
2. Desa Mandiraja
3. Desa Walangsanga
4. Desa Sima
5. Desa Moga
6. Desa Banyumudal
7. Desa Wangkelang
8. Desa Kebanggan
9. Desa Pepedan
10. Desa Gendoang
Dengan ditetapkannya nomor urut tersebut, seluruh calon kepala desa di Kecamatan Moga kini memiliki identitas masing-masing untuk mengikuti tahapan Pilkades Serentak 2026.
Pengundian nomor urut menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki hari pemungutan suara. Selain itu, pemaparan visi dan misi menjadi kesempatan bagi setiap calon untuk menyampaikan gagasan, program, serta rencana pembangunan yang akan ditawarkan kepada masyarakat.
Masyarakat di masing-masing desa diharapkan dapat mencermati visi, misi, dan program kerja seluruh calon sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan.
Camat Moga, Drajat, mengatakan, Pilkades Serentak 2026 di Kecamatan Moga diharapkan berlangsung tertib, aman, demokratis, serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan keadilan sehingga menghasilkan proses pemilihan yang kondusif dan sesuai ketentuan.
"Semoga Pilkades berjalan tertib, aman, demokratis, serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan keadilan sehingga kondusif," ujarnya.
Editor: Aryanto