“Kami tidak sempat menyelamatkan harta benda karena sedang tidur nyenyak saat banjir datang dengan cepat,” tutur Lia, salah satu warga Desa Toyareka, Senin (4/12/2023).
Sementara, Danang Nuswantoro, Camat Kemangkon, mengatakan selain merendam rumah rumah warga, banjir juga merendam puluhan hektare areal persawahan dan merusak infrastruktur seperti talud dan saluran irigasi jebol.
"BPBD masih mendata jumlah kerugian akibat banjir,” ujarnya.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait