Tim SAR Perluas Area Pencarian
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Andri Adi, mengatakan jumlah personel SAR dan relawan terus ditambah seiring dengan diperluasnya area pencarian.
“Personel mungkin sudah lebih dari 70 orang. Ada tim dari Magelang, dan ada juga tim yang diberangkatkan melalui Jalur Bambangan, Purbalingga, karena dimungkinkan posisi korban bergeser ke wilayah tersebut,” ujar Andri, Jumat (2/1/2026).
Andri mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi logistik yang dibawa Syafiq. Menurut perkiraan, korban hanya membawa bekal untuk pendakian singkat.
“Perkiraannya survivor membawa bekal hanya cukup untuk dua hari. Jadi kemungkinan saat ini sudah kehabisan bekal,” katanya.
Hingga hari kelima pencarian, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan Syafiq. Upaya pelacakan telah dilakukan dengan berbagai metode, namun hasilnya masih nihil.
Andri juga mengkhawatirkan kondisi Syafiq, terlebih dalam cuaca ekstrem seperti sekarang. Menurutnya, sampai sekarang belum ada tanda-tanda, baik suara maupun visual.
"Sudah dilakukan pelacakan menggunakan cahaya dan pemanggilan suara, namun belum membuahkan hasil,” jelas Andri.
Cuaca Buruk dan Medan Ekstrem Hambat Pencarian
Proses pencarian menghadapi kendala besar akibat kondisi alam Gunung Slamet. Andri menjelaskan bahwa gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut memiliki karakter medan yang berat.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
