Upaya awal pencarian dilakukan oleh Babinsa setempat, Sertu Sayik dari Koramil 12 Watukumpul, bersama warga menggunakan peralatan seadanya. Pemerintah desa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Forkopimcam Watukumpul.
Hingga kini, proses pencarian masih dilakukan secara manual karena alat berat tidak dapat menjangkau lokasi. Akses menuju titik longsor hanya berupa jalan setapak, sehingga menyulitkan proses evakuasi.
Tanah longsor diduga dipicu curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus selama musim penghujan.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
