Candi Batur Bulakan bukan sekadar ruang wisata. Ia adalah cermin tentang kemungkinan hubungan yang lebih lembut antara manusia dan alam—di mana liar tak selalu berarti buas, dan jinak tak selalu berarti kehilangan batas.
Di bawah rindangnya pepohonan, ratusan monyet itu seakan mengajarkan satu hal sederhana: kedekatan bisa tercipta, selama manusia tahu cara menghormati.
Editor : Aryanto
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
News Update
