Pesona Seribu Monyet Jinak di Candi Batur Bulakan

Aryanto
Lebih dari seribu monyet ekor panjang menghuni kawasan Candi Batur Bulakan Pemalang. Foto: Aryanto

Di sudut hutan, mata air alami mengalir tenang. Airnya kerap diambil untuk keperluan ritual, memperkuat relasi antara alam, manusia, dan keyakinan yang telah diwariskan lintas generasi.

Antara Peluang dan Kewaspadaan

Kehadiran monyet-monyet jinak ini turut menggerakkan roda ekonomi desa. Warga menjajakan pakan satwa dan kuliner sederhana, menjadikan kawasan ini sebagai simpul kecil pariwisata berbasis komunitas.

Namun, kedekatan yang terjalin juga menyimpan konsekuensi. Kemanjaan yang terbentuk dari kebiasaan diberi makan membuat sebagian monyet kian berani—mendekati kendaraan, meraih barang, bahkan sesekali merebut makanan. Di titik ini, harmoni diuji.

Menjaga Jarak, Merawat Kedekatan

Upaya edukasi menjadi kunci agar interaksi tetap berada dalam batas aman. Pengaturan pola pemberian pakan, penyediaan titik makan khusus, serta pelestarian hutan dan sumber air menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan.

Editor : Aryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network