Tragis! Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Fondasi Rumah di Watukumpul

Aryanto
Camat Watukumpul bersama Kapolsek dan Danramil Watukumpul serta Pemdes Tlagasana mendatangi lokasi kejadian dua pekerja tertimbun tanah, Selasa (6/10/2026). (Foto: Aryanto).

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Dua pekerja tewas tertimbun tanah longsor saat menggali fondasi rumah di RT 04/RW 02, Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedua korban masing-masing Tamrin (39) dan Ahmad Munir (43), warga setempat. Keduanya berada di dalam galian sedalam sekitar empat meter ketika tebing tanah di bagian atas galian tiba-tiba longsor.

Berdasarkan laporan sementara Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim, peristiwa tersebut terjadi saat lima pekerja melanjutkan pekerjaan penggalian pondasi yang telah dimulai sehari sebelumnya.

Pekerjaan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Dari lima pekerja, tiga orang berada di dalam galian untuk menggali tanah, sementara dua pekerja lainnya berada di atas untuk mengangkat material hasil galian.

Sekitar pukul 10.30 WIB, tanah pada bagian tebing galian mengalami pergerakan dan kemudian longsor. Material tanah langsung menimbun tiga pekerja yang berada di dalam galian. Satu pekerja berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Tamrin dan Ahmad Munir tertimbun.

Pemilik bangunan, Ali Masud (31), membenarkan terdapat lima pekerja saat kejadian.

“Ketika tanah yang digali runtuh, ada tiga orang di bawah. Satu berhasil menghindar, sementara dua orang tertimbun,” kata Ali Masud.

Kapolsek Watukumpul AKP Iman Santoso juga membenarkan peristiwa tersebut. Dua korban dinyatakan meninggal dunia setelah tertimbun material tanah, sementara satu pekerja lainnya selamat.

“Benar, ada dua korban meninggal dunia karena tertimbun tanah dan satu orang selamat,” ujar AKP Iman Santoso.

Menurutnya, kelima pekerja saat itu sedang melakukan penggalian tanah untuk pondasi rumah. Dua pekerja berada di atas dan tiga lainnya berada di dalam galian.

Proses evakuasi melibatkan Destana, TNI, Polri, Trantibum Kecamatan Watukumpul, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya. Evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi medan dan material tanah yang menimbun kedua korban.

Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Cikadu Watukumpul yang dilakukan dr. Wahyu Santoso menunjukkan, Ahmad Munir mengalami luka pada bagian pelipis kepala dan lebam pada wajah akibat tertimbun material tanah. Sementara Tamrin mengalami cedera kepala berat serta luka pada siku kanan.

Editor : Aryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network