PEMALANG, iNewsPemalang.id - Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Jawa Tengah, Untung Budiarso, mendukung langkah tegas Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo dalam mengembangkan penyelidikan kasus perundungan yang mengakibatkan meninggalnya siswa SD Negeri 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang.
Untung menilai, komitmen Kapolres yang baru empat hari menjabat di Polres Pemalang tersebut patut diapresiasi.
“Langkah itu sekaligus menjadi harapan masyarakat agar kasus yang menyita perhatian publik ini diusut secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” kataanya kepada awak media pada Jumat 16 Oktober 2026.
Menurutnya, pengembangan penyelidikan diperlukan untuk mengungkap fakta secara menyeluruh sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi liar di tengah masyarakat.
Setiap informasi yang beredar harus dipastikan kebenarannya melalui proses penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sikap tegas Kapolres Pemalang juga diharapkan dapat meluruskan informasi mengenai siswa yang sedang didalami dalam perkara tersebut, termasuk kabar bahwa ada siswa yang dibawa ke luar kota serta isu yang menyebut siswa tersebut merupakan anak anggota Polri.
Klarifikasi harus didasarkan pada fakta dan hasil pemeriksaan resmi.
Di sisi lain, masyarakat berharap pengembangan perkara tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap siswa, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya kelalaian dari pihak lain.
Apabila ditemukan indikasi dan bukti yang cukup, tanggung jawab guru, kepala sekolah, hingga pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan perlu turut didalami sesuai ketentuan hukum.
Untung menekankan, pengusutan secara menyeluruh sangat penting untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Penanganan perkara juga diharapkan menjadi momentum evaluasi terhadap sistem pengawasan dan pencegahan perundungan di lingkungan sekolah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Editor : Aryanto
Artikel Terkait
