Diterjang Longsor, Tembok Makam Sesepuh Mbah Salamuddin di Pedurungan Pemalang Runtuh
PEMALANG, iNewsPemalang.id — Dentuman tanah runtuh memecah sunyi dini hari di Desa Pedurungan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti memicu longsor hebat di bantaran Sungai Elon, merobohkan tembok makam sesepuh desa, Mbah Salamuddin, dan menyeret sebagian bangunan ke aliran sungai.
Peristiwa dramatis itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat luapan air dan tanah jenuh tak lagi mampu menahan beban. Tembok penahan di tepi sungai ambruk, menyisakan puing dan luka di kawasan yang selama ini menjadi penanda sejarah dan spiritual warga.
“Keprihatinan kami sangat mendalam. Longsor ini terjadi dini hari akibat hujan terus-menerus yang menyebabkan banjir. Dampaknya, sebagian bangunan tembok makam ambruk dan rusak terseret longsor,” ujar Kusno Hadi Anto, tokoh masyarakat setempat, Minggu (1/2/2026).
Namun di balik kehancuran itu, terselip fakta yang menggetarkan: makam Mbah Salamuddin tetap utuh. Di tengah tanah yang runtuh dan bangunan yang porak-poranda, pusara sesepuh tersebut seolah bertahan, menjadi simbol keteguhan di hadapan bencana.
Meski demikian, kondisi makam kini mengalami kerusakan serius dan memerlukan pemugaran. Kusno menegaskan, makam Mbah Salamuddin bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir, melainkan bagian penting dari sejarah desa sekaligus destinasi wisata religi yang kerap diziarahi.
Editor : Aryanto