get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Rumah di Pemalang, 1 Orang Luka Bakar Serius

Dua Atlet Dayung Remaja Pemalang Hilang Terseret Arus Saat Latihan di Sungai Laes

Senin, 25 Mei 2026 | 10:33 WIB
header img
Tim SAR melakukan pencarian dua atlet dayung yang diduga tenggelam di Sungai Laes Desa Penggarit Pemalang. Foto: Dok Humas Basarnas Semarang

PEMALANG, iNewsPemalang.id — Suasana duka dan kecemasan menyelimuti keluarga dua remaja atlet dayung Kabupaten Pemalang setelah keduanya dilaporkan hilang diduga tenggelam saat menjalani latihan di Sungai Laes, Sabtu (23/5/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua remaja tersebut diketahui merupakan anggota Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pemalang. Mereka adalah Alfi (16) dan Alif (16), warga Dusun Kesapen, Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Peristiwa nahas itu baru disadari keluarga ketika keduanya tak kunjung pulang hingga malam hari. Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah upaya pencarian mandiri yang dilakukan pada Minggu pagi hanya menemukan sepeda motor milik korban di sekitar kawasan Benowo Park, dekat aliran Sungai Laes. Tak jauh dari lokasi, warga juga menemukan dayung milik korban di area Bendungan Sungapan.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim SAR gabungan setelah menerima laporan adanya dua atlet muda yang diduga tenggelam saat latihan dayung.

“Pada Minggu sore kami menerima informasi adanya dua remaja yang diduga tenggelam di Sungai Laes, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, saat berlatih dayung,” ujar Budiono, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, saat kejadian kondisi sungai tengah mengalami peningkatan debit air akibat hujan yang turun di wilayah hulu. Arus sungai yang deras diduga menjadi faktor utama kecelakaan tersebut.

Budiono menjelaskan, perahu kayak yang digunakan korban diduga terbalik saat melintasi arus deras. Kedua remaja itu kemudian tercebur ke sungai dan terseret arus hingga hilang.

Tim SAR gabungan bersama relawan dan warga setempat sempat melakukan pencarian hingga malam hari. Namun operasi penyelamatan terkendala minimnya pencahayaan dan kondisi sungai yang gelap sehingga proses pencarian belum dapat berjalan maksimal.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut