get app
inews
Aa Text
Read Next : Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Belik

Tragis! Seorang Pemuda asal Desa Walangsanga Pemalang Tenggelam saat Mandi di Kedung Bokor Sikasur

Sabtu, 05 September 2026 | 17:37 WIB
header img
Seorang pemuda asal Desa Walangsanga tenggelam di Kedung Bokor Sungai Sodong Sikasur Belik Pemalang, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Istimewa).

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Seorang pemuda asal Dusun Krajan, Desa Walangsanga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Samsul Azkia, dilaporkan tenggelam di Kedung Bokor, Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Sabtu (5/9/2026) pagi. Korban ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia setelah tim penyelam melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Upaya pencarian yang berlangsung dramatis akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 11.30 WIB, tim penyelam USS Basarnas Pemalang berhasil menemukan tubuh korban di dasar kedung dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, jenazah korban berhasil dievakuasi setelah tim penyelam melakukan pencarian secara intensif di lokasi.

"Korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB oleh tim penyelam USS Basarnas Pemalang. Jenazah sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian," kata Agus.

Peristiwa nahas itu bermula ketika Samsul bersama tiga orang temannya berkemah sekaligus memancing di sekitar Kedung Bokor. Pagi harinya, sekitar pukul 08.30 WIB, mereka memutuskan untuk mandi di kedung tersebut.

Namun, suasana santai seketika berubah menjadi kepanikan.

Saat tengah mandi, korban diduga terseret arus menuju bagian bawah kedung. Teman-temannya spontan berusaha memberikan pertolongan.

Salah seorang teman korban bahkan sempat mencoba menyelamatkan Samsul. Namun, derasnya arus dan kondisi medan membuat tenaga penolong terkuras. Ia akhirnya memilih kembali ke permukaan.

Sementara Samsul terus terseret ke bagian bawah kedung hingga akhirnya hilang dari pandangan.

Pencarian pun dilakukan. Tim gabungan menyisir lokasi dan menerjunkan penyelam untuk menemukan korban. Setelah sekitar tiga jam pencarian, tim penyelam USS Basarnas Pemalang akhirnya menemukan Samsul.

Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RS Mardhatillah untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Agus menyebut proses pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur. Di antaranya USS Basarnas Pemalang, BPBD Kabupaten Pemalang, Polsek Belik, PMI Kabupaten Pemalang, Pemalang Rescue, MDMC, ORARI Lokal Pemalang, TNI Komcad, Pemerintah Desa Sikasur, serta masyarakat sekitar.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas di kedung maupun aliran air memiliki risiko tinggi, terutama ketika kondisi arus dan kedalaman tidak diketahui secara pasti.

Sebagai informasi, Kedung Bokor yang terletak di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, dialiri oleh aliran Sungai Kluweh atau sering disebut juga sebagai bagian dari aliran Sungai Sodong.

Aliran sungai di kawasan Desa Wisata Sikasur ini sangat terkenal karena membentuk beberapa objek wisata alam, termasuk air terjun kembar Curug Bengkawah dan menjadi jalur aktivitas air seperti rafting. 

Penting untuk diperhatikan: Kedung Bokor memiliki karakteristik arus bawah yang kuat/berputar (mulek-mulek) dan kedalaman yang cukup ekstrem hingga lebih dari 5 meter. Tempat ini sangat rawan dan berisiko tinggi bagi keselamatan jika digunakan untuk berenang tanpa peralatan pengaman yang memadai.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut