get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Sungai Comal Meluap Rendam Permukiman Warga Pemalang

Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:29 WIB
header img
Debit air sungai Comal meluap hebat merendam permukiman warga di Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang, Sabtu (17/1/2026). (Foto: Istimewa).

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang sejak Jumat (16/1/2026) malam menyebabkan Sungai Comal meluap dan menggenangi permukiman warga Desa Klegen dan Desa Kebojongan, Kecamatan Comal, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. 

Pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai 20 sampai 50 sentimeter. Warga diimbau untuk sementara waktu tidak menghidupkan aliran listrik maupun perangkat elektronik guna mengantisipasi dan menjaga keselamatan.

Banjir di permukiman warga akibat meluapnya sungai Comal tersebut mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Nampak Wakil Bupati Nurkholes turun di lokasi memantau situasi dan kondisi warga terdampak.

Sementara itu, jajaran Polsek Comal bersama Tim Siaga Bhayangkara Polres Pemalang bergerak cepat memberikan bantuan dan pengamanan kepada warga terdampak banjir.

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menjelaskan bahwa luapan Sungai Comal merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kedalaman genangan air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.

“Dari pantauan personel di lokasi, air menggenangi permukiman warga dengan kedalaman rata-rata 20 sampai 50 sentimeter,” ujar AKBP Rendy Setia Permana.

Menurutnya, kondisi banjir saat ini berangsur membaik seiring dengan surutnya debit air sungai. Kendati demikian, aparat kepolisian tetap disiagakan di lokasi untuk memastikan keselamatan warga serta membantu aktivitas masyarakat yang terdampak.

“Meskipun air mulai surut, kami tetap bersiaga di lokasi banjir untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada warga yang masih beraktivitas,” jelasnya.

Bentuk bantuan yang diberikan antara lain menggendong anak-anak, menuntun warga lanjut usia saat melintasi genangan air, hingga membantu mendorong kendaraan warga yang mogok akibat menerobos banjir.

AKBP Rendy menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat warga yang mengungsi maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, pendataan terkait kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas.

“Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan. Berdasarkan laporan sementara, beberapa perangkat elektronik milik warga mengalami kerusakan akibat terendam air,” ungkapnya.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut