get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang

Video Viral Kantor Desa Kaligelang Pemalang Sepi saat Jam Kerja, Cek Faktanya!

Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:27 WIB
header img
Kepala Desa Kaligelang, Agus Sudibyo, bersama sejumlah perangkat desa, memberikan penjelasan kronologis, Jumat (6/2/2026). Foto: Santiaji/iNews Pemalang

Kades Agus menambahkan, kesan sepi yang terekam dalam video terjadi karena aktivitas pelayanan berada di beberapa ruangan terpisah. Salah satu ruang pelayanan ber-AC di bagian depan balai desa dalam kondisi tertutup, sehingga tidak terlihat dari sudut pengambilan gambar.

“Perangkat desa sebenarnya sudah berada di lokasi dan siap melayani,” katanya.

Keterangan tersebut diperkuat oleh Kaur TU dan Umum, Fika Putri Diwanti, yang menyebutkan bahwa saat video direkam, sejumlah perangkat desa sudah hadir namun berada di ruang dalam. Bahkan, pengunggah video disebut sempat bertemu perangkat desa sekitar pukul 08.15 WIB, tak berselang lama saat melakukan perekaman.

"Saat ibu itu merekam kan sempat ketemu Mas Dea, tapi langsung dimatikan," ujar Fika.

Menutup klarifikasinya, Kepala Desa Kaligelang menyayangkan sikap pengunggah video yang langsung menyebarkan rekaman ke media sosial tanpa melakukan konfirmasi atau klarifikasi terlebih dahulu. Ia menilai tindakan tersebut bersifat tendensius karena hanya menampilkan potongan kondisi yang dapat memicu penilaian negatif terhadap pemerintah desa.

“Kami terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Namun seharusnya disampaikan secara langsung dan berimbang, bukan dengan cara yang justru merusak citra pelayanan publik,” tegas Agus.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Kaligelang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta tetap membuka ruang dialog dan masukan secara konstruktif.

“Saya pribadi kecewa dengan sikap tersebut. Tidak seharusnya warga bersikap tendensius seperti itu. Namun bagaimanapun, ia tetap warga kami. Sebagai orang tua, saya memaklumi, tetapi tindakan seperti ini tidak patut dibenarkan,” pungkasnya.

 

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut