Jalur Pantura Tegal - Pemalang Terendam Banjir, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Ketua BPD Kedungkelor Arif Nurdin menyebut air naik dengan cepat dalam waktu singkat. Menurut dia, banjir dipicu kiriman air dari wilayah selatan serta luapan Sungai Rambut yang menjadi batas alami kedua kabupaten. Kondisi diperparah drainase jalan yang rusak dan tersumbat sampah.
Selain melumpuhkan jalur transportasi nasional, banjir juga merendam ratusan rumah warga di Desa Kedungkelor dengan ketinggian mencapai satu meter. Puluhan hektare sawah di Kecamatan Warureja turut terdampak dan terancam gagal panen.
Warga menyebut banjir serupa kerap terjadi setiap musim hujan. Mereka mendesak pemerintah pusat dan daerah segera melakukan normalisasi Sungai Rambut serta perbaikan sistem drainase secara menyeluruh guna mencegah kejadian berulang.
Editor : Aryanto