Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sijago Merah Lahap Rumah Warga Kendaldoyong, Diduga Dipicu Korsleting Kipas Angin
Advertisement . Scroll to see content

Dua Atlet Dayung Korban Tenggelam di Sungai Laes Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 18:48 WIB
  • author Aryanto
Dua Atlet Dayung Korban Tenggelam di Sungai Laes Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
Dua atlet dayung yang tenggelam di Sungai Laes saat melakukan latihan berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (25/5/2026). Foto: Dok. Tim SAR

PEMALANG, iNewsPemalang.id — Pencarian dua atlet dayung yang tenggelam di Sungai Laes saat latihan berakhir. Setelah dua hari berjibaku melawan derasnya arus Sungai Laes, tim SAR gabungan akhirnya menemukan kedua korban, Alfi (16) dan Alif (16).

Pencarian dramatis yang berlangsung sejak Minggu (24/5/2026) itu berakhir pilu pada Senin (25/5/2026). Kedua remaja anggota Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pemalang tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban atas nama Alif ditemukan di pintu irigasi Sungapan sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi,” ujar Staf Operasi Basarnas Pemalang, Handika, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.30 WIB, Tim SAR berhasil menemukan korban kedua atas nama Alfi. Korban ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, membenarkan bahwa kedua korban berhasil ditemukan di lokasi berbeda setelah proses penyisiran intensif dilakukan sejak pagi.

“Benar bahwa kedua remaja yang kemarin dicari tim SAR gabungan telah ditemukan hari ini,” kata Budiono.

Alif ditemukan lebih dulu sekitar pukul 06.30 WIB, berjarak kurang lebih 400 meter dari titik awal tenggelam. Sedangkan jasad Alfi baru ditemukan beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.30 WIB, terseret arus hingga sejauh 2,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Kedua korban yang merupakan remaja asal Dusun Kesapen, Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, itu kemudian dievakuasi ke RSUD dr Ashari Pemalang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya dibawa ke RSUD dr Ashari Pemalang untuk dilakukan otopsi oleh pihak rumah sakit,” imbuh Budiono.

Peristiwa tragis ini bermula saat kedua atlet muda tersebut menjalani latihan mandiri menggunakan perahu kayak di Sungai Laes pada Sabtu (23/5/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Diduga, derasnya arus sungai serta meningkatnya debit air akibat hujan deras di wilayah hulu membuat perahu yang mereka gunakan terbalik.

Sejak laporan diterima, personel Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan langsung diterjunkan melakukan pencarian. Tim menyisir aliran sungai dengan perahu karet, penyelaman, hingga pemantauan di sejumlah pintu irigasi yang menjadi titik rawan tersangkutnya korban.

Editor: Aryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut