Mahira Azkiya Zulfa Borong Dua Emas, Pesilat Cilik Pekalongan Tampil Sempurna

Aryanto
Mahira Azkiya Zulfa, pesilat cilik asal Pekalongan raih dua medali emas. Foto: Istimewa

“Saya senang ikut silat dan taekwondo. Awalnya cuma ingin ikut latihan saja, bukan untuk ikut kejuaraan atau lomba,” ujar Zulfa.

Ketertarikannya terhadap bela diri bermula saat berusia lima tahun. Ketika itu, ia melihat latihan taekwondo di GOR Jetayu Kota Pekalongan.

Zulfa kemudian meminta sendiri kepada sang ayah, Mukhtarom, agar diperbolehkan mengikuti latihan.

“Dia bilang ke saya minta ikut latihan. Ya sudah saya daftarkan,” kata Mukhtarom.

Saat bersekolah di SD Muhammadiyah Noyontaan, Zulfa kemudian mengenal pencak silat melalui kegiatan ekstrakurikuler. Ketertarikan itu berlanjut hingga ia bergabung dengan Perguruan Tapak Suci Muhammadiyah Pimda Kota Pekalongan.

Di sana, Zulfa mendapat gemblengan dari Aris Murando, Bintang Saputera dan Wida. Latihan rutin digelar tiga kali dalam sepekan di kompleks Panti Asuhan Muhammadiyah Noyontaan.

Empat Kali Bertanding, Empat Kali Juara

Dua emas dari Penjas UMPP Pencak Silat Open Championship 5 menambah panjang catatan prestasi Zulfa.

Sebelumnya, ia meraih emas pada UMPP Open Pencak Silat 2025 di GOR Jetayu. Pada tahun yang sama, Zulfa juga menjadi juara pertama UIN Gusdur Taekwondo Competition di Kampus UIN Gusdur Pekalongan.

Dengan demikian, empat kali mengikuti kejuaraan taekwondo dan pencak silat, empat kali pula Zulfa berdiri sebagai juara pertama.

“Senang bisa dapat medali emas. Sekarang total ada empat medali emas dikoleksi,” katanya.

Menariknya, kesibukan berlatih dan bertanding tidak membuat prestasi akademiknya tertinggal. Sejak kelas 1 hingga kelas 4 SD, Zulfa konsisten berada di posisi tiga besar di kelas.

Matematika menjadi pelajaran favoritnya

Namun, ketika ditanya soal cita-cita, Zulfa tidak menyebut ingin menjadi atlet. Ia justru bercita-cita menjadi dokter.

Sang ayah, Mukhtarom, berharap putrinya mampu mempertahankan keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan.

“Alhamdulillah setiap pertandingan selalu dapat medali emas, semoga terus semangat dan prestasi di dalam kelas juga ikut melejit,” ujarnya.

Dari Gelanggang untuk Menemukan Bibit Baru

Penjas UMPP Pencak Silat Open Championship 5 tidak hanya menjadi panggung bagi pesilat usia dini. Kejuaraan tersebut juga mempertandingkan peserta tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga kategori umum.

Editor : Aryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network