Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mahira Azkiya Zulfa Borong Dua Emas, Pesilat Cilik Pekalongan Tampil Sempurna
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kholidin, Pemanah Gigi yang Sumbang Emas ASEAN Paragames 2022

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:33 WIB
  • author Arimbi Haryas Prabawanti
Kisah Kholidin, Pemanah Gigi yang Sumbang Emas ASEAN Paragames 2022
Atlet panahan difabel

Aksi memanah menggunakan gigi itu dilakukan Kholidin bukan karena ingin terlihat keren atau unik semata.

Teknik itu dia temukan setelah kehilangan salah satu tangannya akibat kecelakaan jatuh dari pohon kelapa setinggi 9 meter pada 2017 silam. Sebelumnya, Kholidin memang sudah hobi memanah ketika kecelakaan itu belum terjadi.

"Setelah kecelakaan dan operasi, dua hari kemudian boleh pulang dari rumah sakit. Tapi ketika seminggu kontrol, ternyata ada infeksi dan harus diamputasi," aku Kholidin. 

"Namun dari situ, saya tetap optimis karena musibah Allah saya anggap sebagai ujian untuk latihan sabar dan ikhlas. Saya yakin itu rencana Allah karena buktinya saya bisa sampai di sini (ASEAN Paragames 2022)," tambahnya.

 

Menariknya, dibalik keterbatasan itu, Kholidin tidak hanya menggantungkan hidup dengan menjadi atlet panahan. Dia mengaku masih aktif berjualan bubur ayam yang gerobaknya diberi nama "Bang Udin' di sekitaran Jalan MH Thamrin, Jakarta, sembari menyempatkan diri untuk melatih panahan.

 

"Ketika tidak ada kompetisi, saya punya usaha bubur ayam yang sekarang sedang dibantu oleh adik dan abang ipar saya. Biasanya kalau pagi dagang dulu, kemudian siangnya latihan sambil mengajar memanah sekitar 2-3 kali per minggu," tutup pria berusia 45 tahun itu.

Editor: Anila Dwi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut