get app
inews
Aa Text
Read Next : Dana Desa dan BUMDes Diduga Tidak Transparan, Warga Desa Sokawati Pemalang Gelar Aksi Unjuk Rasa

Setahun Lebih Rusak, Kondisi Jembatan Desa Pabuaran Curi Perhatian Saat Baksos IDI Pemalang

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:39 WIB
header img
Jembatan sepanjang 72 meter di Desa Pabuaran Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang sudah setahun lebih dalam kondisi rusak, Sabtu (10/1/2026). Foto: Istimewa

PEMALANG, iNewsPemalang.id – Kondisi jembatan di Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses vital warga itu mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Jembatan tersebut menghubungkan Desa Pabuaran dengan Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh, sekaligus menjadi jalur utama menuju jalan kabupaten. Meski rusak, warga tetap melintasinya setiap hari karena tidak ada akses alternatif lain. Selain jembatan, sejumlah ruas jalan di Desa Pabuaran juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang saat kegiatan bakti sosial bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pemalang berupa skrining kehamilan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes., dan berlangsung lancar.

Dalam kesempatan itu, dr. Nofie menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama Bupati Pemalang.

“Bapak Bupati berkomitmen menyelesaikan masalah infrastruktur jalan. Jika anggaran 2025 belum mencukupi, akan direncanakan masuk di anggaran 2026 dan seterusnya. Semua jalan di Kabupaten Pemalang harus halus dan mulus, terlebih ini jalur vital perekonomian,” ujar dr. Nofie

Abdul Kodri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim IDI Pemalang. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai momen penting bagi warga yang selama ini jarang tersentuh program bakti sosial kesehatan.

“Kami berterima kasih kepada IDI Pemalang dan dr. Aris Munandar. Harapan kami, Desa Pabuaran tidak lagi dianaktirikan," ujarnya.

"Kami juga mengapresiasi ibu dr. Noor Faizah yang memperhatikan kondisi jalan dan jembatan di desa kami," tambahnya.

"Semoga jalan dan jembatan segera diperbaiki. Akses ini sudah tembus ke Jati Royom. Jika jalannya baik, Pabuaran bisa menjadi jalur alternatif dan ekonomi warga akan meningkat,” tandasnya.

Jembatan Glagar Besi di Desa Pabuaran dilaporkan mengalami penurunan struktur (anjlok) sudah cukup lama, lebih dari setahun, sehingga permukaan jembatan menjadi bergelombang. Warga menduga kondisi tersebut dipicu oleh tingginya debit air dan derasnya arus sungai di bawah jembatan.

Editor : Aryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut