KPK OTT Rektor Unsoed, Usut Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
JAKARTA, iNewsPemalang.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Selain rektor, KPK turut mengamankan dua wakil rektor serta sejumlah pihak lainnya dari lingkungan kampus.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, operasi tersebut berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru, salah satunya di Fakultas Kedokteran Unsoed.
"Ini diduga terkait dengan penerimaan mahasiswa, di antaranya di Fakultas Kedokteran. Memang ada sejumlah uang bernilai ratusan juta untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana," ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Menurut Budi, dugaan korupsi tersebut terjadi sejak tahap awal penerimaan mahasiswa baru. KPK menduga terdapat praktik transaksional untuk memuluskan calon mahasiswa masuk ke perguruan tinggi.
"Dugaan korupsi terjadi di tahap awal, yaitu tahap seleksi penerimaan mahasiswa baru. Ini seperti ketika mahasiswa baru masuk ke gerbang kampus, sudah ada praktik-praktik transaksional," katanya.
KPK sebelumnya melakukan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim penyelidik kemudian melakukan OTT terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat.
Sebanyak 14 orang diamankan. Sebanyak 12 orang ditangkap di Purwokerto, sedangkan dua lainnya diamankan di Jakarta.
Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Sementara itu, 12 orang yang ditangkap di Purwokerto menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.
Editor : Aryanto